PUFAN PATIN CILANGKAP

PUFAN PATIN CILANGKAP
PUSAT BUDIDAYA DAN JUAL BELI IKAN PATIN DI JAKARTA

Menentukan Pilihan Ikan Untuk Akuarium

Posted by PUFAN PATIN CILANGKAP Wednesday, July 6, 2016 0 comments

Menentukan Pilihan Ikan Untuk Akuarium

Siapa saja bisa memelihara ikan hias dirumah, baik itu orang tua, dewasa sampai anak-anak. Orang-orang dari kalangan biasa-biasa saja sampai orang-orang kaya. Hal ini terjadi karena nilai atau harga ikan hias yang amat bervariasi, dari yang paling murah ratusan rupiah seekor seperti jenis ikan platy sampai nilainya jutaan rupiah seperti diskus mas koki dan arwana.

Sebagai "pet animal" ikan hias tidak seperti hewan lain karena amat luwes dan cukup bersahabat dengan lingkungan. Tempatnya yang berada didalam air tidak memungkinkan mereka untuk lari kemana-mana, tidak berisik karena tidak menimbulkan bunyi. Tidak berbau sehingga tidak meganggu lingkungan atau tetangga.  Bagi yang mempunyai ruang luas dapat menggunakan wadah kecil yang bisa ditempatkan dimana saja,  diatas meja,  buffet atau berdisi sendiri di pojok ruangan. Wadah kecil seperti stoples, botol kecil dan akuarium berukuran beberapa cm dapat digunakan, misal untuk ikan cupang. Keluarga yang tinggal diapartemen atau rumah tinggal yang kecilpun dapat menikmati indahnya ikan hias. Adanya teknologi maju seperti resirkulasi dengan filter amat membantu, karena tisak susah mengganti air dalam waktu lama. Dengan demikian penggunaan air, tenaga dan waktu yang dapat dihemat.

Bagi hobiis yang senang dengan keindahan alam maka akuarium dapat ditata sesuai selera. Alam dibawah air dengan tanaman yang hebat, bebatuan yang indah maupun benda artifical yang banyak ditawarkan oleh toko-toko ikan hias memuat orang makin betah menikmati akuarium. 

Banyak keuntungan yang didapat dalam memelihara ikan hias dalam akuarium, yaitu kepuasan dalam mengembangkan hobi seni penataan. Akuarium juga tidak membutuhkan waktu perawatan yang amat banyak, hanya beberapa menit setiap hari untuk memberi makan dan mengganti air setiap satu minggu sekali. Keuntungan lain adalah karena setiap hari mengamati ikan maka pengetahuan dan pengalaman mengenai ikan akan tambah banyak. Dapat pula meningkatkan pembelajaran menganai biologi dan zoologi (ikan) maupun tanaman bagi anak dan keluarga. 

Untuk menentukan pilihan ikan yang akan dipelihara maka beberapa hal ini dibawah ini akan dapat membantu.
  1. Memilih jenis ikan tentunya sesuai selera dan sebaiknya pula disesuaikan juga dengan kemampuan ketrampilan yang dipunyai. Untuk pemula akan lebih baik merawat ikan yang kuat dan murah sehingga mudah merawatnya. Sehingga apabila terjadi hal yang fatal seperti kematian ikan tidak banyak kerugian yang ditanggung.
  2. Bila mungkin maka sesuaikan pula ukuran ikan dengan akuarium yang ada. Demikian pula jumlah ikan harus seimbang dengan kapasitas akuarium. Hal tersebut diatas dapat dilakukan dengan membuat daftar ikan dan sifat-sifatnya. Kemudian baru dipilih ikan-ikan yang disenangi dan cocok dengan ukuran akuariumnya. Untuk ikan air tawar maka perhitungan dapat diperkirakan bahwa setiap 2,5cm ikan membutuhkan ruangan sekitar 64 cm2. Walaupun hal ini masih pula tergantung dari jenis ikannya.
  3. Apabila ikan akan dipelihara dalam gabungan atau banyak jenis dalam satu tempat maka pilihan harus lebih hati-hati lagi. Ikan sebaiknya dalam ukuran yang tidak jauh berbeda. Karena tidak tertutup kemungkinan ikan besar akan menyerang bahkan memangsa ikan yang lebih kecil. Ikan agresfi sebaiknya tidak dipelihara dalam gabungan . Pilihan ikan gabungan juga harus memperhatikan kebutuhan lingkungan masing-masing ikan yang sebaiknya sama atau relatif sama. Misal ikan dengan lingkungan soft water dicampur dengan ikan hardwater tidak akan hidup baik.
  4. Kesesuaian dengan kelengkapan akuarium juga perlu diperhatikan. Misalkan untuk akuarium mini tidak dilengkapi fasilitas seperti heater atau filter maka pilihan ikan tentu pada yang kuat terhadap perubahan kualitas air dan suhu.


MEMBELI DAN MEMILIH IKAN YANG SEHAT

Untuk membeli dan memilih ikan ditoko ikan kiat-kiat dibawah ini dapat digunakan yaitu :
  1. Belilah ikan yang sudah adaptif yaitu sudah cukup lama ditempatnya. jangan beli ikan yang baru datang dari jauh atau ikan masih capek dan stres.
  2. Belilah ikan yang warna nya cerah dengan bdan tanpa cacat yang menandakan ikan itu sehat.
  3. Perhatikan bentuk dan kondisi badan yang proporsional sesuai jenisnya. Misal koki atau molly yang bulat.
  4. Ukuran sesuaikan dengan ukuran akuarium, walaupun saat beli masih kecil, tetapi apabila dia dari jenis yang besar maka akan menjadi besar diakuarium.
  5. Ikan yang tampak sakit walaupun murah sebaiknya tidak dibeli.
  6. Ikan yang tampak sehat tapi ditempat itu banyak mati karena sakit sebaiknya dipilih.
  7. Bila belum kenal jenis ikan sebaiknya tidak usah dibeli.




MEMASUKKAN IKAN KE DALAM AKUARIUM 

Untuk memilih dan mebeli ikan ditoko peternak maka perhatikan satu-satu apakah benar ikan itu yang akan dipilih, jangan sampai menyesal saat tiba dirumah. Apabila sampai pada pilihan maka perhatikan cara menangkap dan memasukkan kedalam kantong plastik. Pedagan yang baik akan memperlakukan ikan dengan hati-hati, sehingga saat diserok ikan tidak luka. Plastik pembungkus seharusnya disesuaikan dengan besar ikannya. Pembungkus ini dapat dibuat ganda atau double terutama bila dibawa cukup jauh. Ikan yang ditangkap, dibungkus masuk kantong, ditransport atau diangkut dan masuk kelingkungan yang baru akan mengalami stres. stres ini dapat membuat ikan sakit samapi menemui kematian.

Untuk itu pada transportasi yang cukup lama usahakan selama transport suhu cukup dingin (mobil ber AC) dan kantong ditutup atau digelapkan. Caranya dengan membungkusnya lagi dengan plastik hitam atau kertas koran. Hal ini untuk menjaga ikan agar tidak aktif dan tak banyak bergerak selama pengangkutan. Box atau kotak styrofoam maupun  kardus pengemas dapat digunakan dalam transportasi jarak jauh agar terhindar dari kerusakan fisik, seperti tertusuk benda keras. Styrofoam juga dapat berfungsi sebagai penahan dan penstabil suhu. 

Pelepasan ikan ke dalam akuarium dapat dilakukan dengan dua cara yaitu:
  1. Memasukkan ikan yang masih dalam kantong kedalam akuarium beberapa menit (5-10 menit) agar suhu menjadi sama antara air dan akuarium dengan air dikantong ikan. kemudian buka kantong ikan dan memasukkan pelan-pelan dari akuarium kedalam kantong sedikit demi sedikit secara perlahan-lahan. Setelah itu dibiarkan kantong agak rendah dan lepaskan ikan untuk berenang sendiri kedalam akuarium. Air dalam kantong plastik dapat ikut dimasukkan ke dalam akuarium. Cara ini bagus tetapi tentu ada resikonya. Apabila dalam jumlah sedikit tentu tidak akan berpengaruhi apa-apa, tetapi apabila dalam jumlah yang banyak dikhawatirkan mempengaruhi kualitas air dan bila ada bibit penyakit akan ikut masuk.
  2. Cara kedua biasanya untuk ikan yang berasal dari jarak jauh dan dalam jumlah yang cukup banyak. Kantong-kantong ikan yang baru datang masukkan dalam ember atau bejana lain. Diamkan untuk beberapa saat agar suhu sesuai dulu dengan suhu ditempat yang baru. Setelah itu buka pelan-pelan kantong ikan dan tambahkan air akuarium kedalam sedikit demi sedikit sampai hampir sama dengan volume nya dengan air kantong. Apabila mungkin ditmabahkan aerasi dan ditunggu sampai ikan tampak tenang dan adaptif. Kemudian dengan serokan halus ikan dimasukkan kedalam akuarium. Biarkan ikan keluar berenang sendiri dari dalam serokan. Cara kedua ini cukup aman akuarium agar tidak terkontaminasi air dari luar tetapi diperlukan kehati-hatian saat menyerok dan memasukkan ikannya. Ikan yang baru datang umunya masih stres sehingga belum mau makan. Oleh karena itu bila ikan baru datang jangan diberi makan, baru hari berikutnya dapat diberi pakan sendikit. Apabila ikan yang dimasukkan adalah ikan tambahan artinya dalam akuarium sudah ada ikan nya maka perlu dilakukan karantina terlebih dahulu. Tempat karantina bisa dalam akuarium kecil lain atau ember yang cukup memadai, yang dilengkapi dengan aerasi. Lama karantina sekitar 1-2 hari, untuk mencegah jangan sampai ada penyakit masuk lewat ikan yang baru. Dengan masuknya ikan ini maka akuarium dapat dianggap sudah "jadi" atau bisa dinikmati.  



TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Menentukan Pilihan Ikan Untuk Akuarium
Ditulis oleh PUFAN PATIN CILANGKAP
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://www.pufanpatincilangkap.com/2016/07/menentukan-pilihan-ikan-untuk-akuarium.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.
Copyright @ JUAL BIBIT IKAN PATIN BERKUALITAS.