PUFAN PATIN CILANGKAP

PUFAN PATIN CILANGKAP
PUSAT BUDIDAYA DAN JUAL BELI IKAN PATIN DI JAKARTA

Kolam Dan Kualitas Air Untuk MASKOKI

Posted by PUFAN PATIN CILANGKAP Wednesday, August 31, 2016 0 comments
Kualitas air merupakan faktor yang sangat penting dalam pemeliharaan semua jenis ikan. kegagalan dalam merawat kualitas air bisa berakibat fatal bagi kehidupan ikan. Secara tidak langsung, kualitas air sedikit banyak berhubungan dengan kondisi kolam dimana air ditempatkan. Karena itu, pemeliharaan kolam dan kualitas air merupakan hal yang perlu dilakukan secara berimbang. Dalam pembahasan kali ini, kami mencoba untuk membagi tips pemeliharaan kolam dan kualitas air yang baik. 

Secara sepintas penglihatan mata, kualitas air bisa digolongkan menjadi dua. Pertama, air yang terlihat bening namun kualitasnya kurang baik bagi pertumbuhan optimum maskoki.
kedua air yang tidak terlalu bening namun kualitasnya masih bagus. Namun, perlu diketahui bahwa parameter kualitas air yang paling penting dalam pemeliharaan maskoki adalah kadar ammonia, nitrit serta pH air.

Ammonia dan nitrit merupakan hasil pemnongkaran protein yang terkandung pada fases atau kotoran ikan serta sisa-sisa pakan yang tidak termakan melalui kerja bakteri pengurai. Ammonia merupakan racun yang sangat berbahaya bagi ikan. Selain itu, bibit penyakit senang hidup di air yang mengandung kadar ammonia tinggi. Saat kadar ammonia tinggi, daya tahan tubuh berkurang akibat sifat racun dari ammonia tersebut dan penyakitpun dengan menyerang ikan. Langkah untuk mengatasi ammonia dalam air yaitu dengan menggunakan filter.


Filter mekanis berupa kapas filter, pasir, ijuk dan kerikil berguna untuk menangkap partikel-partikel yang terdapat dalam air sehingga air dapat terlihat lebih bersih. Setelah filter beroperasi, lama-kelamaan ada bakteri yang sifatnya baik tumbuh pada media filter tersebut yang mampu mengurangi ammonia dan nitrit.


Untuk melengkapi kerja bakteri baik tersebut, hobiis sebaiknya menambahkan zeloit dalam media filter sebab zeloit juga memliki kemampuaan untuk menyerap ammonia. Setiap dua bulan sekali zeloit perlu diganti. Zeloit lama direndam dalam larutan garam yang cukup pekat supaya dia melepaskan unsur-unsur yang membalutnya, setelah itu dijemur dan siap untuk digunakan kembali.

Cara lain untuk mengurangi ammonia dan  nitrit yaitu rutin melakukan pergantian air. Volume pergantian air setidaknya 10% perhari. bila hobiis tidak dapat mengganti air secara rutin tiap hari, setidaknya pergantian air dilakukan seminggu sekali secara total dengan air yang sudah disiapkan. Selain itu jumlah ikan dikolam sebaiknya juga tidak terlalu padat karena semakin padat semakin cepat peningkatan kadar ammonia dalam air.
Dalam melakukan pergantian air , sebaiknya mempersiapkan air pengganti terlebih dahulu sebab sumber air baru belum tentu terjamin kualitasnya. Air sumur sebenarnya sangat rentan untuk langsung digunakan sebab untuk sumur dangkal (<10m) dan sumber air permukaan lainnya banyak dipengaruhi oleh air hujan dan umumnya banyak terkontaminasi bakteri E.coli. Untuk sumur dalam /artesis (>100m), air tidak dipengaruhi lagi secara langsung oleh air hujan dan pencemaran bakteri, namun umumnya kandungan oksigen rendah. Air jenis kedua ini tentunya lebih baik, hanya sebelum digunakan di kolam sebaiknya diaerasi terlebih dahulu selama 4-5 jam untuk meningkatkan kandungan oksigennya.

Salah satu faktor lingkungan yang banyak mempengaruhi pengelolaan kualitas iar yaitu curah hujan. Air hujan dapat menurunkan pH air kolam. semakin banyak air hujan yang masuk kedalam kolam maka penurunan pH semakin drastis tergantung tingkat keasaman air hujan itu sendiri. Apabila turun hujan, maka sebaiknya air kolam dibuang kurang lebih 1/4 bagian supaya pH air tidak drop terlalu banyak. untuk mengatisipasi air hujan terlalu banyak masuk kedalam kolam, sebaiknya kolam dilengkapi dengan oferflow sehingga air hujan yang masuk secara otomatis terbuang bersama air limpasan air permukaan . Kisaran pH untuk air pemeliharaan maskoki umumnya yaitu 6-7.


Air Kolam Bagus bening atau hijau?

Green water sebetulnya bagus untuk memunculkan warna maskoki karena banyak mengandung pakan alami yang dapat meningkatkan warna, namun untuk pengawasan apakah kondisi ikan baik atau tidak, sulit dilakukan karena bila ada gejala sakit tak terlihat jelas. Ikan sering kali dijumpai sudah dalam kondisi mati tanpa diketahui gejala-gejalanya, Air bening memungkinkan kita untuk memonitor keadaan ikan dengan mudah, misalnya jika ikan banyak diam atau berenang tidak normal makan kita bisa menduga bahwa ikan itu sakit sehingga bisa segera melakukan tindakan.


Kondisi kolam yang optimal untuk memunculkan warna

Kemunculan warna ikan maskoki sangat dipengaruhi oleh intensitas sinar matahari serta pakan alami terutama lumut. Dalam keadaan kolam terbuka atau intensitas sinar matahari yang cukup, warna akan semakin muncul dan di saat yang bersamaan pula pertumbuhan lumut yang menjadi pakan pemacu warna tumbuh dengan baik. Kehadiran lumut pada kolam sangat bermanfaat, sebab selain memacu warna, lumut juga mampu menghasilkan oksigen melalui fotosintesis. Namun perlu menjadi catatan bahwa pertumbuhan lumut harus dikontrol sebab lumut pada waktu siang menyerap CO2 dan melepas O2 namun pada waktu malam sebaliknya, ia melepaskan CO2 ke air yang justru mebahayakan ikan. Bayangkan jika populasi lumut sudah terlalu banyak bisa jadi air kolam minuys oksigen pada waktu malam. Selain itu, jika lumut tidak bagus bisa berdampak terhadap kualitas air, sebab lumut yang mati dapat mengalami kebusukan dan menyebabkan kadar ammonia dan nitrit meningkat.

Populasi lumut yang ideal bisa dilihat dari segi ketebalan atau warnanya. Jika warna sudah kehitam-hitaman berarti sudah ada sebagian yang mati sehingga perlu dibersihkan. Waktu membersihkan bak, lumut tidak perlu dibersihkan sampaio benar-benar habis, sebab butuh waktu yang lebih lama untuk tumbuh kenbali, sebaiknya masih ada yang tersisa sedikit sehingga bisa tumbuh lebih cepat.

Satu hal lagi yang penting menyangkut kondisi kolam yang optimal yaitu kestrelian kolam. Jika ikan disuatu kolam pernah terserang penyakit yang berbahaya, khususnya pada kolam permanen, sebaiknya kolam disterilkan dengan larutan PK, kemudian dikeringkan sampai betul-betul kering sebelum digunakan.


TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Kolam Dan Kualitas Air Untuk MASKOKI
Ditulis oleh PUFAN PATIN CILANGKAP
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://www.pufanpatincilangkap.com/2016/08/kolam-dan-kualitas-air-untuk-maskoki.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.
Copyright @ JUAL BIBIT IKAN PATIN BERKUALITAS.